Program Bimbingan Belajar Guna Membatasi Penggunaan Gadget pada Siswa Sekolah Dasar di Desa Masangan Kulon, Sidoarjo
Kata Kunci:
bimbingan belajar, penggunaan gadget, siswa sekolah dasar, pengabdian masyarakat, mahasiswa KKNAbstrak
Meningkatnya intensitas penggunaan gadget pada siswa sekolah dasar di Desa Masangan Kulon berdampak pada menurunnya minat, konsentrasi, dan kebiasaan belajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan belajar siswa serta memperkuat dukungan keluarga dalam membentuk kebiasaan belajar yang lebih terstruktur, mandiri, dan berkelanjutan. Program ini diinisiasi oleh mahasiswa KKN sebagai fasilitator utama dalam menggerakkan kegiatan bimbingan belajar di lingkungan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode Asset-Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada pemanfaatan potensi dan aset lokal sebagai dasar pemberdayaan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program bimbingan belajar kolaboratif mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran, menumbuhkan motivasi belajar, serta membentuk kebiasaan belajar yang lebih disiplin, teratur, dan fokus. Selain itu, keterlibatan aktif keluarga dalam mendukung proses belajar bersama mahasiswa KKN turut memperkuat keberhasilan program. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan mengoptimalkan potensi masyarakat untuk mendukung pendidikan anak di era digital.













